Kimia Medisinal 13
Kelarutan adalah pendorong untuk penyerapan dan kelarutan yang dapat diterima dalam cairan usus merupakan prasyarat untuk mencapai konsentrasi daran obat yang cukup tinggi untuk mendapatkan efek terapeutik
Kelarutan adalah pendorong untuk penyerapan dan kelarutan yang dapat diterima dalam cairan usus merupakan prasyarat untuk mencapai konsentrasi daran obat yang cukup tinggi untuk mendapatkan efek terapeutik
Sebelumnya pada video dijelaskan bahwa sifat kelarutan berhubungan dengan senyawa media yang berbeda yaitu polar dan non polar. Dari jurnal yang saya temukan, dikatakan bahwa obat dengan kelarutan rendah (lipofilik) akan terikat dengan protein plasma, terdistribusi cepat dan di
BalasHapusmetabolisme oleh hati. Sebaliknya, obat dengan kelarutan tinggi (hifrofilik) akan terdistribusi secara terbatas dan di metabolisme oleh ginjal. Jelaskanlah bagaimana obat dengan kelarutan tinggi dan rendah serta berikan contohnya
Senyawa yang bersifat polar akan mudah larut dalam pelarut polar, sedangkan senyawa nonpolar akan mudah larut dalam pelarut nonpolar. Contohnya alkohol dan air bercampur sempurna (completely miscible), air dan eter bercampur sebagian (partially miscible), sedangkan minyak dan air tidak bercampur(completely immiscible).
HapusKelarutan memiliki peran penting dalam menentukan bentuk sediaan dan untuk menentukan konsentrasi yang dicapai pada sirkulasi sistemik untuk
menghasilkan respon farmakologi. Obat yang memiliki kelarutan rendah dalam air sering membutuhkan dosis yang tinggi untuk mencapai konsentrasi terapeutik setelah pemberian oral. Umumnya obat yang bersifat asam lemah atau basa lemah memiliki kelarutan terhadap air yang buruk.